10-12 Persen Karyawan Absen Karena Flu

Sepuluh hingga dua belas persen dari total absensi karyawan di seluruh dunia disebabkan oleh influenza atau flu. Karena itu vaksinasi terhadap flu menjadi sesuatu yang penting dilakukan perusahaan untuk mengurangi cost dan meningkatkan produktivitas.

Itulah salah satu kesimpulan yang bisa ditarik dari acara seminar dan pameran bertajuk “Corporate Life Enrichment” yang diadakan oleh PortalHR.com dan Majalah Human Capital hari Rabu, 25 Juli 2007 di Hotel JW Marriott Jakarta.

Acara seminar dan exhibition yang disponsori perusahaan farmasi Sanofi Pasteur itu dihadiri lebih dari 150 peserta. Dengan pembicara dari kalangan Human Resource (HR) dan juga dari kalangan medis, acara ini disambut dengan sangat antusias dan penuh perhatian dari segenap peserta.

Sesi awal diisi oleh David Tampubolon dari Unilever Indonesia yang menyampaikan pentingnya menerapkan Corporate Life Enhancement untuk meningkatkan produktivitas. Di Unilever kesehatan karyawan sangat diperhatikan, selain diadakan vaksinasi secara rutin, juga diadakan acara-acara seperti “Fruit Day” dan “Vegetable Day” yang tujuannya untuk meningkatkan kesehatan karyawan.

“Kegiatan-kegiatan seperti itu selain meningkatkan produktivitas pada ujungnya, juga membuat karyawan merasa diperhatikan oleh perusahaan. Sehingga secara tidak langsung juga meretensi karyawan,” ujar David.

Camille de Lataillade dari Sanofi Pasteur, Prancis membawakan presentasi tentang Health Economics Principle: Cost Saving Through Prevention Program; dan dr Tjandra Yoga Adhitama SpP, Pulmonologist dari FK-UI membawakan presentasi yang menarik tentang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan kesehatan di tempat kerja.

Sesi selanjutnya adalah testimoni dari perusahaan yang sudah menerapkan vaksinasi kepada karyawan. Sudirto, Chief Human Capital Officer Charoen Pokphand Group Indonesia dan Elaine C. Engel, HR Director Schneider Indonesia memberikan berbagai fakta menarik yang ditemui di lapangan dalam pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan. Testimoni dilanjutkan oleh diskusi panel yang dimoderatori oleh dr Johny Sulistio dari Unilever Indonesia.

Sudirto memaparkan bahwa program vaksinasi, khususnya vaksinasi flu yang dilakukan di Charoen Pokphan berhasil mengurangi jumlah absen sakit sebesar 44%. Pada tahun 2006 sebelum vaksin, sebanyak 579 karyawan absen sakit (72,28% dari 801 karyawan). Setelah vaksin angka itu turun menjadi 222 karyawan absen sakit selama satu tahun.

Penurunan jumlah absensi ini juga diikuti dengan peningkatan produktivitas. Hasil penelitian di Charoen Pokphan menunjukkan peningkatan produktivitas sebesar 38,51% sesudah vaksin, yang ditunjukkan dengan meningkatnya produksi telur per hari. Vaksinasi dilakukan pada 84% karyawan dan juga pada keluarga karyawan. Angka 84% dianggap sudah sangat baik karena seringkali karyawan sendiri enggan untuk divaksinasi.

“Health economy adalah ilmu baru yang harus diperkenalkan kepada perusahaan. Karena kesehatan dan pencegahan penyakit selalu dipandang oleh perusahaan sebagai cost. Padahal kalau dihitung, kerugian dan biaya akan lebih besar bila karyawan sakit. Selain biaya pengobatan yang tidak murah, perusahaan juga menderita kerugian dengan turunnya produktivitas apabila karyawan tidak masuk,” ujar Johnie Sulistio kepada PortalHR.com seusai acara.

Seminar ditutup dengan Interactive Talkshow yang sangat menarik dengan narasumber Alexander Sriewijono, pendiri Daily Meaning dan juga penyiar di Cosmopolitan FM untuk acara Cosmo Career Program. Alex menceritakan hasil survey kecil yang dilakukannya di Cosmopolitan FM yang menemukan fakta-fakta menarik tentang karyawan yang sering tidak masuk kantor.

Tags: